Kesunyian
Mencintai malam hanya pada kesunyian
Mencintai malam di gelap mengelabui
Mencintai malam tak menemukanmu
Mencintai malam saatku menutup mata
Meletakan kedua tangan di dada, lalu
menopang dagu
Mengucapkan kata-kata terindah dalam doa
Berharap, hari berikutnya tidak sama
Mencintai malam melelahkan
Ruteng, 24 Mei 2018
Kuasa
Dihembuskan nafas kehidupan
Pada pasir dan tanah
Terbentuklah rupa manusia
Diberikan-Nya alam
Dijadikan bumi beserta isinya
Bersabda, berkembanglah dan bertambah
banyak
Mei 2018
Rosario
Malam ini pada doa rosario
Kabar gembira turunnya Roh Kudus kepada
para Rasul
Kuselipkan doa untuk perdamain dunia
Semoga kita sadar keberagaman
Menjadikan perbedaan sebagai kekuatan
Menyelesaikan masalah dengan cinta kasih
Kupanjatkan doa kepada Bapa di surga
Melalui perantara Bunda Maria
Salam berulang-ulang hingga sepuluh
Mengiringi doa yang kupanjatkan
Hingga pada akhirnya kusampaikan
kemulian
La’o , 24 Mei 2017
Selembar
Kertas
Telah kutulis pada selembar kertas rupamu
Terpancar
nyata disetiap gerak tubuh
Yang kurangkai dengan kata-kata indah
Menunjukan nuasa romantika
Telah kutulis juga namaku
Pada lembaran kertas yang sama
Yang kurangkai juga dengan kata-kata
indah
Kuselipkan juga foto
Siapa tahu engkau membutuhkan pada
kerinduanmu
Mei
2018
Puisi-puisi baru Fian Darma