05 Oktober 2018

PUISI






 KAMU
Malam itu, kupandangi gambar-gambar
yang kian hari semakin memudar
suram lampu pelita menerangi sebagian gambar
yang kupikir itu adalah rupamu yang pernah kupandangi saat itu

Tak disadari, goyangan cahaya api diterpa angin malam
Memberi isyarat akan dirimu yang saat itu pandai berpindah
Tidak diketahui, isyarat cahaha lampu suram merujuk padamu
yang dulu mengatakan, jalanmu harus kutunjukan
Kini kau harus mencari jalanmu.

MALAM PANJANG
Mengelabui diriku di malam lengang
Menemaniku saat semuanya diam
Sajak-sajak indah, mampu mengantarkan penikmatnya
Pada jalan yang panjang tanpa hambatan
Tiba-tiba, sontak menjadi penyair ternama di mataku karena sajakmu
Malam kian panjang, bukan lagi lengang.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BANG LAWO "BERBURU TIKUS"

    BANG LAWO  Masa kecil menjadi masa yang indah, tidak ada beban berat yang terlintas dalam pikiran hanya ada rasa senang saat kita tert...