14 Mei 2017

puisi lepas

Lepaskanlah

Kini aku tergerus malam
Suara binatang kian mengusik
Keheningan mengajakku bermain bersama imajinasi liar
Aku tersipu malu mendengar jawaban atas pertanyaanku
Memang, setitik senyum tergambar di wajahku
Tapi sadarkah engkau senyum itu hanya cerminan apa yang kurasakan
Rasa amarah, ya rasa amarah
Entah aku harus marah pada siapa
Pada dirimu atas jawabannya?
Tapi hakmu
Haruskah aku mengoreksi diri karena tak mampu berlaku indah dihadapanmu
Tunggu dulu, sepertinya aku harus marah padamu
Dengan caramu kau tindas aku sang pemuja
Beginikah caranya ?
Sudah kulihat wajah dusta ada padamu
Kembalilah kau pada bayangan yang mengantarkanmu


Fian Darma, 5 April 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BANG LAWO "BERBURU TIKUS"

    BANG LAWO  Masa kecil menjadi masa yang indah, tidak ada beban berat yang terlintas dalam pikiran hanya ada rasa senang saat kita tert...