Lepaskanlah
Kini aku tergerus malam
Suara binatang kian mengusik
Keheningan mengajakku bermain bersama imajinasi liar
Aku tersipu malu mendengar jawaban atas pertanyaanku
Memang, setitik senyum tergambar di wajahku
Tapi sadarkah engkau senyum itu hanya cerminan apa yang
kurasakan
Rasa amarah, ya rasa amarah
Entah aku harus marah pada siapa
Pada dirimu atas jawabannya?
Tapi hakmu
Haruskah aku mengoreksi diri karena tak mampu berlaku indah
dihadapanmu
Tunggu dulu, sepertinya aku harus marah padamu
Dengan caramu kau tindas aku sang pemuja
Beginikah caranya ?
Sudah kulihat wajah dusta ada padamu
Kembalilah kau pada bayangan yang mengantarkanmu
Fian Darma, 5 April 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar