Nama
: Louis H. Mutu
Fransiskus D. Darma
Aurelia M. Malut
Wilibrodus M. Malut
Maria G. Viani
Benediktus Jemi
Sabina H. Arim
TUGAS LIPUTAN
Dapur
d’Marta “ Kuliner Organik”.
Dapur
d’Marta, begitulah nama sebuah restoran sederhana di pinggir jalan kecil di Lawir Ruteng. Bangunan
restoran ini tampak sederhana danmenyerupai rumah tinggal biasa. Namun
begitulah keadaan dari restoran yang dimiliki bapak Yuvensius Janggat ini. Setelah
kita memasuki bangunan tersebut, kita akan melihat beberapa meja makan yang
berbaris rapi memenuhi ruangan beserta
kursinya. Sekilas semuanya kelihatan sederhana namun rapi dan bersih menyajikan
kesan sederhana.
Restoran
Dapur d’Marta adalah sebuah restoran
dengan konsep spesial lantaran suguhan makanan yang menjadi sajian utamanya
adalah makanan dan minuman yang bersifat organik. Menurut pemilik restoran
Bapak Yuvensius Janggat, konsep demikian sengaja dikembangakan karena ia
melihat bgitu banyak masyarakat Manggarai yang kebanyakan mengonsumsi makanan
yang kurang sehat. Selain itu ia juga terinspirasi oleh beberapa pengalamannya
selama merantau di beberapa negara. Beliau mengatakan bahwa di sana ia banyak
melihat betapa orang sangat menghargai makanan sehat dan bergizi. Jadi, berkat
pengalaman tersebut ia ingin berbagi dengan masyarakat sekitar dengan konsep
makanan yang sehat dari bahan lokal.
Ketika
ditanya tentang ciri khas dari restoran tersebut jika dibandingkan dengan
restoran atau tempat makan yang sama di kota Ruteng, Pria yang pernah bekerja
di beberapa negara sebagai ahli kimia ( bagian kulit) ini mengatakan bahwa restoran Dapur d’Marta
memiliki sajian khas yaitu makanan dan minuman yang dibuat dengan bahan bersifat organik seperti iga sapi bakar, ayam
bakar, Sop tulang pa jupen, sayuran organik, makanan ringan berbahan pangan
lokal dan minuman teh herbal. Semua makanan terutama daging diolah secara
khusus dengan bahan dan rempah organik serta beberapa metode khusus yang
dilakukan untuk mengurangi kadar lemak pada daging yang akan digunakan sebagai
sajian makanan.
Sementara
itu, untuk memperoleh bahan baku dan untuk menjaga nilai organik yang ada pada
bahan bakunya, pemilik usaha yang merintis usahanya sejak tahun 2013 ini
mengaku bahwa ia mendapatkan bahan baku dari kebun pribadi serta dari
petani yang sudah dipercaya menanam tanaman yang organik.
Semua
makanan dan minuman yang disajikkan di rumah makan ini harganya sangat terjangkau untuk semua
lapisan masyarakat Manggarai, selain itu juga memiliki nilai gizi dan kesehatan
yang tinggi. Namun yang menjadi kendala
saat ini adalah ketika masyarakat sekitar memiliki minat yang cukup rendah
terhadap sajian seperti di restoran ini. Selain karena kurangnya pemahaman. Faktor
lain adalah adanya anggapan bahwa warung
atau restoran yang dimiliki oleh sesama orang Manggarai tidak bagus atau
terlalu mahal.
Untuk
menyiasati kondisi tersebut, Bapak Yufens menggalang kerja sama dengan berbagai
pihak atau kelompok-kelompok tertentu seperti instansi pemerintahan, lembaga
swasta atau organisasi-organisasi untuk melayani pesanan ketring. Selain itu
cara yang dilakukan adalah dengan mensosialisasikan restoran melalui media
sosial terutama facebook.
Berkat
usaha tersebut, Dapur d’Marta sering didatangi oleh tamu-tamu yang berasal dari
luar daerah bahkan dari luar negeri. Meski demikian, saat ini selera masyarakat
Manggarai sendiri sudah mulai meningkat akan restoran tersebut. Dengan demikian
usaha yang dijalankan oleh Pak Yuvens yang juga ketua karang taruna di lawir
tersebut berjalan cukup baik sehingga beliau memperoleh keuntungan yang cukup
dari usaha itu.
Salah
satu pendukung dalam sebuah usaha adalah pekerja atau karyawan. Ketika ditanya
mengenai karyawan dan persyaratan untuk menjadi karyawan, Bapak Yuvens menerangkan
bahwa ia kini memiliki tiga pekerja.
Untuk kriteria, beliau tidak memasang kriteria atau persyaratan khusus.
Namun yang paling penting bagi dia adalah orang yang mau belajar dan memiliki
semangat tinggi dalam berusaha. Ia berharap dengan usaha ini, masyaraat sekitar
bisa mengambil hal positif seperti mengembankan usaha sendiri tanpa harus
bergantung pada pemodal asing atau pemerintah. Selain itu juga ia ingin agar
pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki dapat juga dibagikan kepada
masyarakat terutama kaum muda terutama dala kaitannya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bebas dari zat kimia
yang membahayakan kesehatan. Menurut
beliau dengan makanan yang sehat setiap orang bisa hidup lebih sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar