PENYUSUNAN
BAHAN AJAR TEKS PROSEDUR SMP KELAS DELAPAN
FRANSISKUS
D. DARMA
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Dalam
proses pembelajaran kita seringkali kewalahan dalam melangsungkan pembelajaran itu. Hal ini dipengaruhi beberapa
faktor yang tidak pernah kita perhitungkan sebelumnya. Misalkan dalam menyusunan
bahan ajar. Pada dasarnya menyusun merupakan salah satu cara untuk mengatur
segala sesuatu dengan baik atau menempatkannya secara berurutan. Jika kita
tidak mengaturnya secara baik maka susunan atau penempatannya tidak akan rapi.
Sama halnya ketika kita menyusun suatu teks yang dapat dilakukan secara lisan
maupun tulisan. Seperti yang tertera pada tugas
kompetensi dasar 4.2 untuk kelas delapan yaitu : menyusun teks cerita
moral/fable, ulasan, diskusi, cerita prosedur, dan cerita biografi sesuai
dengan karakteristik teks yang akan dibuat, baik itu secara lisan maupun
tulisan.
Berdasarkan
ciri teks yang tertera pada kompetansi dasar yang akan dicapai peserta didik
dibutuhkan penerapan model yang mampu memberikan gambaran yang sederhana
tentang apa yang akan dikembangkan dalam penyusunan bahan ajar. Dalam penyusunan ini juga berkaitan
pengembangan materi ajar harus dilakukan dengan secara urut dan logis agar
peserta didik mampu memahami apa yang diajarkan. Selain menyusun nantinya juga
bisa dikelola dengan baik apa yang menjadi pengembangan materi ajarnya.
Selain
pengembangan bahan ajar, strategi yang digunakan juga sangat menentukan arah pembelajaran. Jika hal ini diabaikan, maka
siswa juga kurang efektif dalam menerima materi yang dipaparkan. Kemampuan seorang guru dalam menyusun bahan
ajar mempunyai pengaruh terhadap minat siswa yang berdampak pada peningkatan kompetensi
siswa. Maka dari itu seorang guru harus mampu menyusun bahan ajar yang dapat
dikondisikan dengan kondisi siswa atau yang kontekstual dalam pembelajaran
Dari
urain ini penulis sudah
mempertimbangakan bahan ajar yang akan dipaparkan yang mudah dicerna
oleh peserta didik . Maka dari itu penulis ingin menyusun bahan
ajar bahasa Indonesia dengan menggunakan teks prosedur. Penyusunan teks prosedur ini bertujuan untuk memudahkan
siswa dalam memahami suatu bacaan yang
akan dijelaskan dengan menggunakan langkah-langkah dalam teks prosedur.
1.2 Uraian
Dari masalah yang telah
dijelaskan pada latar belakang, penulis ingin berfokus pada bahan ajar
berkaitan dengan teks prosedur. Dengan menggunakan teks prosedur ini, penulis
ingin membuat teks yang lebih sederhana untuk dipahami peserta didik yang
diharapkan membantu dalam peningkatan kompetensi peserta didik
1.3 Tujuan
Berdasarkan masalah
yang telah dikemukan dalam proses pembelajaran berkaitan dengan masalah bahan
ajar yang seringkali kurang tepat. Penyususnan
bahan ajar dengan teks prosedur ini
bertujan untuk memudahkan pemahaman siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dari
pengembangan ini diharapkan siswa lebih aktif untuk berpartisipasi dalam proses
belajar dan meningkatkan kompetensinya. Selain itu, dengan menggunakan teks
prosedur membantu pembaca dan pendengar untuk memahami bagaimana cara melakukan
atau membuat sesuai dengan tepat.
1.4 Cara
Mendapatkan Bahan
Untuk pengembangan
bahan ajar ini, penulis menggunakan sumber-sumber tertulis yang ada diperpustakaan
elektronik ( internet). Hal ini dilakukan karena kurangnya buku-buku sumber dan
kesulitan dalam menemukan buku sumber yang ada di perpustakaan kampus.
2. URAIAN
MATERI
2.1 Pengertian
teks prosedur
Teks prosedur adalah teks yang berisi petunjuk
untuk membuat atau melakukan sesuatu. Dengan adanya teks prosedur, akan
mempermudah seseorang untuk membuat atau melakukan sesuatu. Keberadaan teks
prosedur akan semakin memberi peluang seseorang untuk lebih bersikap mandiri
karena untuk membuat atau melakukan sesuatu, ia bisa langsung membaca teks
petunjuk yang biasanya dicantumkan pada suatu kemasan makanan atau peralatan
tertentu yang berkaitan dengan langkah-langkah.
Suatu teks prosedur mengandung struktur sebagai berikut:
a. Judul
b. Pengantar yang akan menjelaskan
tujuan
c. Bahan dan alat utntuk menunjang
dalam teks prosedur
d. Urutan dan langkah-langkah dalam
membuat sesuatu
Ciri-ciri teks prosedur
a. Menggunakan pola kalimat dengan
bentuk perintah
b. Menggunakan kata kerja aktif
c. Menggunakan kata penghubung untuk
mengurutkan kegiatan
d. Menggunakan kata keterangan untuk
menyatakan rinci waktu, tempat, dan cara yanga akurat.
Macam- macam teks prosedur
a. Teks prosedur sederhana
Dalam teks ini prosedur yang ditempuh hanya denga dua atau
tiga langkah saja. Contonya berkaitan dengan cara pembuatan segelas kopi dan
setrika baju.
b. Teks prosedur kompleks
Teks prosedur kompleks adalah teks yang berisi
langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan
terdapat penjelasan/ keterangan dalam langkah untuk menyusun sesuatu.
c. Protokol
Dalam teks prosedur protocol langkah-langkahnya tidak
terlalu rumit dan mudah dipahami oleh para pembaca.
2.2 Langkah-langkah membuat teks
prosedur adalah sebagai berikut :
a. Menentukan topik untuk menyusun teks
prosedur. Topik ini terkait prosedur apa yang akan kalian susun. Apakah akan
menyusun teks prosedur membuat atau teks prosedur melakukan sesuatu.
b. Menetukan topik untuk menyusun teks
prosedur.
c. Menetukan tujuan penulisan teks
prosedur
d. Menentukan
bahan dan alat jika akan menyusun teks prosedur.
e. Menentukan langkah-langkah secara
urut dan runtut dengan kata kerja yang jelas.
contoh teks cerita prosedur
Membuat
Layang-Layang Sederhana
Siapa di antara kalian yang suka bermain layang-layang? Biasanya kalian membeli layang-layang dari kios atau membuat sendiri? Kalau tidak ingin repot kalian bisa membeli di kios, lalu tinggal dipasangi benang dan dimainkan. Tetapi, jika kalian membuat layang-layang sendiri, kalian bisa berkreasi membuat model layang-layang sesuai keinginan kalian.
Meskipun harga bahan
untuk membuat layang-layang relatif lebih mahal, tetapi bahan itu bisa
digunakan untuk membuat beberapa buah layang-layang sekaligus. Jadi sebenarnya
membuat layang-layang sendiri lebih hemat daripada membeli di kios. Itu juga
bisa melatih kalian untuk berwirausaha, paling tidak untuk mencari tambahan
uang saku. Nah, kalau ada di antara kalian yang ingin membuat layang-layang
sendiri, ikutilah langkah-langkah untuk membuat layang-layang hias sederhana berikut ini.
Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk buat layang-layang hias sederhana itu? kalian harus menyiapkan bambu yang telah dipotong tipis-tipis. Siapkan pula kertas tipis atau kertas minyak, atau juga bisa plastik tipis. Lalu siapkan pula lem kertas (lem kastol apabila menggunakan bahan plastik tipis). Jangan lupa, siapkan benang sebagai pengikat rangkanya.
Sekarang saatnya kalian mulai membuatnya!
Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk buat layang-layang hias sederhana itu? kalian harus menyiapkan bambu yang telah dipotong tipis-tipis. Siapkan pula kertas tipis atau kertas minyak, atau juga bisa plastik tipis. Lalu siapkan pula lem kertas (lem kastol apabila menggunakan bahan plastik tipis). Jangan lupa, siapkan benang sebagai pengikat rangkanya.
Sekarang saatnya kalian mulai membuatnya!
Langkah Pertama, buatlah kerangkanya terlebih
dahulu dari 2 batang bambu tipis dengan ukuran sesuai selera masing-masing,
tapi jangan terlalu besar ya! Lalu bambu-bambu tersebut di bentuk secara
horizontal dan vertikal sehingga membentuk seperti tanda (+).
Langkah kedua, belah setiap ujung bambu kira-kira
1 cm untuk mengaitkan benang agar lebih kuat terikat pada kerangka
layang-layang.
Langkah ketiga, timbanglah ba gian kerangka bambu
horizontal dengan cara memilih titik tengahnya kemudian ikat dengan benang
sampai kedua belah sisi bambu tidak berat sebelah dan tiap sisi harus memiliki
panjang yang sama. Jika masih berat sebelah tipiskan bambu sedikit demi sedikit
dengan pisau. Berhati-hatilah dalam menggunakan benda tajam, kalau perlu minta
bantuan orang tua masing-masing.
Langkah keempat, ikatlah setiap bambu yang
bersinggungan dengan menggunakan benang secara menyilang.
Langkah kelima, potonglah kertas tipis yang telah
tersedia sesuai kerangka layang-layang. Setiap sisi kertas diberi ukuran lebih
besar dari kerangka yang ad, minimal 1 cm.
Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan kalian ketika
mengelem kertas pada kerangka yang sudah jadi tadi. Langkah terakhir, rekatkan
kerangka layang-layang pada kertas sesuai pola yang ada dengan membubuhkan lem
pada tepian sisi kertas. Jangan lupa, tepat di bawah kerangka bambu juga
dibubuhi lem agar melekat erat pada kertas.
Jadilah layang-layang hias sederhana buatan kalian sendiri. Selamat Mencoba!
Jadilah layang-layang hias sederhana buatan kalian sendiri. Selamat Mencoba!
Dari contoh teks ini kita dapat memahami dengan
3. PENUTUP
3.1 Kesulitan
Dalam penyusunan bahan ajar
dengan pendekatan saintifik ini , penulis mengalami berbagai kendala
yang menghambat proses penyusunan bahan ajar. Antara lain kesulitan dalam
mencari sumber-sumber yang menjadi acuan pada perpustakaan kampus. Selain itu juga,
penulis ingin mengakses jaringan internet di kampus sebagai alternatif yang bisa dijangkau tetapi
itu tidak bisa dilakukan karena aksesnya terbatas pada ruang yang dianggap
lebih penting dari rungan kelas. Alternatif
yang bisa diakses penulis pada pengembangan bahan ajar ini adalah
jaringan internet yang ada di Telkom meskipun harus membayar. Tepatnya pada
malam Minggu, 29 Oktober 2016 ,pukul 22.00 Wita. Setelah itu, tepatnya pada
hari Selasa penulis melanjutkan proses pengerjaan ini di rumah . Kesulitan lain
yang saya alami yaitu kurangnya pengetahuan tentang cara menyusun dan
mengembangkan materi ajar, apalagi
dengan menggunakan pendekatan saitifik kurikulum 2013 yang masih sangat baru .
Sumber
Internet ; Buku Bahasa Indonesia Ekspresi diri dan
Akademik/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kelas X.
http://artikelmateri.blogspot.co.id/2015/11/teks-prosedur-kompleks-pengertian-tujuan-ciri-struktur-contoh.html.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar