“GO’ET” SASTRA LISAN MANGGARAI
Manggarai, Flores NTT merupakan salah satu
daerah yang tekenal akan sastra lisannya. Banyak hal dalam kebudayaan Manggarai
yang berupa sastra lisan, misalnya seni tarik suara dalam berbagai acara adat
yang biasa di sebut “neggo”, bundu (
teka teki atau sejenis permainan tebak-tebakan), tombo turuk ( dongeng) , dan
go’et ( sejenis puisi lama). Pada umumnya sastra lisan Manggarai mempunyai
nilai moral untuk membentuk karakter setiap individu terutama anak muda yang
masih membutuhkan pengawasan orangtua.
Sastra
lisan pada umumnya tak lepas dari apa yang tertulis. Untuk menjaga setiap
sastra lisan maka perlu dijaga dengan membuat tulisan tentang sastra yang
dianggap penting sebagai dokumen bersejarah yang berguna untuk anak cucu
nantinya. Umumnya sastra lisan diwariskan secara turun temurun atau dari
generasi ke generasi mulai dari yang tua ke yang muda. Begitu pula dengan
sastra lisan Manggarai yang diwariskan secara turun temurun seperti go’et.
Go’et
merupakan bentuk puisi lama yang kaya akan makna. Biasanya ketika seorang
mengucapkan tentang go’et maka erat kaitannya dengan ajaran yang berbentuk
puisi dan sangat bermakna. Misalkan saja.
Mori jari agu dedek, tanan wa
awang etan. Go’et ini bermakna religius yang berarti Tuhan sang penguasa
yang menciptakan langit dan bumi serta segala isinya.
Nai ca
anggit tuka ca lelen. Goet ini mempunyai makna persatuan dan kesatuan,
setiap orang harus saling bersatu dan tidak boleh berbeda pendapat. Go’et biasa
digunakan pada ritus-ritus adat untuk
menyampaikan pesan kepada khalayak umum.
Goet
juga bisa dikomunikasikan dengan nyanyian khas Manggarai dalam berbagai acara
adat misalkan saja dalam nyayian tarian caci, sanda, dan mbata. Setiap nyanyian
mempunyai pesan moral dan bukan sekedar dinyanyikan.
Misalkan
saja dalam lagu Sanda Lelang bait kelima
cako
Lelang
oooo e ouoo lelang nga
Neki
weki, kope oles yo lelang nga, toda kongkol
Kudut
manga mongko go
Bait
kelima lagu ini yang telah dimodifikasi oleh sebagian orang bermakna persatuan
dan kesatuan masyarakat Manggarai. Lagu-lagu lain dapat kita lihat pula pada
teks-teks tertulis lagu sanda dan mbata maupun pada acara-acara adat yang
memang secara langsung dinyayikan.
Nilai-
nilai dalam go’et dan sastra lisan lainnya berupaya menanamkan pendidikan
karakter bagi setiap orang yang mendengarkannya. Meskipun saat ini keberadaan go’et semakin
merosot karena tak dipahami dan jarang digunakan oleh generasi sekarang, namun
nilai yang tertanamkan masih ada melalui teks-teks yang masih memuat tentang go’et
atau media sejenisnya. Ini seharusnya menjadi perhatian serius masyarakat Manggarai
supaya bisa mengedepankan eksistensi budayanya sebagai pengontrol sosial
masyarakat.
Bila hal ini tidak dilakukan dan kita lebih
mengedepankan budaya luar tanpa memperhatikan budaya sendiri terutama sastra
lisan, bukan tidak mungkin sastra lisan seperti go’et dan sejenisnya akan mudah
tergerus oleh zaman. Pada akhirnya peran go’et sebagai pengontrol sosial
masyarakat Manggarai akan lenyap dan tidak meninggalkan warisan sastra lisan
kepada anak cucu.
Beberapa
kutipan go’et
Nai ca anggit, tuka ca leleng
Setiap
orang tidak boleh berbeda pendapat
Mori ata jari agu dedek
Tuhan
penguasa yang menjadikan segala isi dan bumi
Muku ca pu’u neka
woleng curup, teu ca ambo neka woleng lako
Ini
juga sama seperti go’et yang pertama yang bermakna persatuan. Kita tidak boleh
berjalan sendiri tetapi kita harus selalu bersama-sama dalam suka maupun duka.
Neka nepo leso, neka ringis tis
Go’et
ini bermakna kesehatan yang artinya jangan lekang kerena panas matahari, jangan
sakit karena hujan rintik.
Cimar
neho rimang cama rimang rana, kimpur neho kiwung cama kiwung lopo
Kekar
seperti kayu lidi yang ada di pohon enau yang bertumbuh
Uwa haeng wulang, langkas haeng
ntala
Bertumbuh
dan berkembang sampai di bulan dan bintang di langit
Curup
hae ubu, neho luju mu’u cepa hae reba cama neho emas lema
Persahabatan
harus dijaga dengan baik dan berbicara dengan sopan
Terima kasih, postngannya Ite ... Tabe
BalasHapusIyo lite kraeng Tu'a
HapusInjin share laku Kraeng Tu'a🙏
BalasHapus