Senyum
Berganti Duka
Gores tangan kaku
bergetar
Pada lembaran putih
berirama
Nada merangkak menjadi
gila
Bertingkah tak tentu
arah
Sepertinya gerimis
bergejolak
Membasahi jejak luka
berganti senyum
Hati kembali tertawa
Menatap anak manusia
dalam rasa rindu
Angin malam menatap
gerimis
Menusuk badan membakar
sukma
Jejak luka berganti
senyum telah tiada
Anak manusia kembali
meratap dalam kepedihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar